Archive

Author Archive

Presentasi Pokdarwis Kampoeng Batik Kauman Pekalongan

Untuk kebutuhan presentasi tentang POKDARWIS KAMPOENG BATIK KAUMAN PEKALONGAN, dapat dilihat / didownload disini.

JENDELA DUNIA MASYARAKAT

July 10, 2010 2 comments

Telecenter Pokdarwis Kampoeng Batik Kauman

Pemberdayaan masyarakat dalam bidang teknologi sudah saatnya dilakukan pada sentra – sentra kegiatan sosial, ekonomi dan budaya masyarakat. Dengan adanya teknologi sebagai media bantu dalam pembangunan dan pengembangan masyarakat akan terdapat percepatan yang lebih efektif dan efisien.

Kemajuan teknologi informasi sekarang ini sudah sangat layak untuk bisa dijadikan media promosi potensi sosial, ekonomi, seni dan budaya dimasyarakat, Kemudahan akses informasi merupakan salah satu faktor pendukung dalam pembangunan dan pegembangan ekonomi berbasis masyarakat dan potensi wisata.

Pemanfaatan Telecenter Oleh Masyarakat

Pokdarwis Kampoeng Batik Kauman Pekalongan melakukan upaya – upaya tersebut untuk bisa memberikan fasilitas kepada anggotanya di lingkungan kelurahan Kauman Kecamatan Pekalongan Timur Kota Pekalongan. Keterlibatan Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Koperasi Kota Pekalongan dalam memberikan fasilitas akses internet bagi masyarakat dan didukung pula oleh Bagian PDE Kota Pekalongan, Telcenter Pokdarwis Kampoeng Batik Kauman Pekalongan telah bisa memberikan pelayana kepada masyarakat sekitar.

Pengelolaan Telecenter Pokdarwis Kampoeng Batik Kauman juga diupayakan sebaik mungkin dengan mengaju pada pelayanan masyarakat dan mendukung program Pemerintah Kota Pekalongan dalam pemanfaatan Open Source Sebagai sistem opearating yang digunakan dalam Telecenter Pokdarwis Kampoeng Batik Kauman Pekalongan.

Telecenter Sebagai Media Belajar Masyarakat

Telecenter Sebagai Media Belajar Masyarakat

Dengan memanfaatkan Open Source sabagai sistem opearsi dalam komputer yang digunakan di Telecenter Pokdarwis Kampoeng Batik Kauman Pekalongan, kami berharap dapat mengali potensi lokal dalam industri telematika di Kota Pekalongan, selain itu juga pemanfaatan sistem operasi dan aplikasi berbasis Open Source bisa meringankan anggaran belanja daerah Kota Pekalongan dalam pembelanjaan teknologi.

Categories: Kegiatan, Telecenter

POKDARWIS KAMPOENG BATIK KAUMAN PEKALONGAN

Terbang Ngenjring menyambut Kedatangan Team

Kesenian Lokal

Dalam upaya meningkatkan kesadaran kepedulian akan wisata dan lingkungn Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengelar lomba POKDARWIS di wilayah Jawa Tengah. Pokdarwis merupakan kepanjangan dari Kelompok Sadar Wisata yang inisiatif pembentukannya bisa dari siapa saja, baik dari pemerintah daerah maupun akan lebih baik jika pembentukan tersebut datang dari inisiatif kelompok masyarakat.

Mengacu pada prinsip utama Pokdarwis yakni sapta pesona yang berisikan :

  1. Keamanan
  2. Ketertiban
  3. Kebersihan
  4. Kesejukan
  5. Keindahan
  6. Keramahan
  7. Kenanga

Team Penilai Pokdarwis

Pemerintah Jawa Tengah berupaya untuk meningkatkan mutu pelayanan dan kenyamanan berwisata di wilayah yang mempunyai banyak potensi tujuan wisata baik seni, budaya, sosial dan ekonomi.

Dengan adanya Pokdarwis tersebut, diharapkan masyarakat berperan aktif dalam membangun daerah tujuan wisata yang berpotensi memberikan kontribusi ekonomi kepada masyarakat baik secara langsung dan tidak langsung.

Tahun 2010 ini, Pokdarwis Kampoeng Batik Kauman Pekalongan yang dibentuk oleh inisiatif masyarakat kelurahan Kauman Kecamatan Pekalongan Timur Kota Pekalongan, berkesmpatan mengikuti Lomba tersebut dan masuk dalam tahap finalis 11 besar dari 35 Pokdarwis yang ada di wilayah Jawa Tengah.

Masuknya Pokdarwis Kampoeng Batik Kauman Pekalongan dalam 11 besar finalis tahun ini tidak lepas dari dukungan warga dalam mengupayakan Pokdarwis Kampoeng Batik Kauman Pekalongan menjadi yang terbaik di Jawa tengah dan semoga di Indonesia.

Team Penilai Pokdarwis

Beberapa hari yang lalu Pokdarwis Kampoeng Batik Kauman Pekalongan mendapat kunjungan dari Tim Penilai Jawa Tengah yang terdiri dari lembaga – lembaga independen dan bertugas untuk melakukan penilian secara langsung ke lapangan untuk melakukan evaluasi terhadapat finalis 11 besar akan kesiapan secara fisik dan no fisik seperti proses dokumentasi dan keorganisasian.

Semoga tahun ini Pokdarwis Kampoeng Batik Kauman Pekalongan bisa menjadi pemenang nomor satu dalam lomba Pokdarwis di wilayah Jawa Tengah

Belajar Dari Solo Batik Festival

Kampoeng Batik KaumanSalah satu kegiatan POKDARWIS Kampoeng Batik Kauman Pekalongan adalah melakukan studi banding ke beberapa daerah yang mempunyai potensi hampir sama dengan POKDAWIS Kampoeng Batik Kauman Pekalongan, seperti di Solo misalnya. Belum lama ini Pokdarwis Kampoeng Batik Kauman pekalongan Melakukan kunjungan studi banding ke Solo dalam rangka untuk menyaksikan Festival Batik Solo yang digelar pada tanggal 27 Juni 2010 bulan lalu.

Seperti halnya Festival Batik Pekalongan, atau Pekan Batik Nasional dan Pekan Batik Internasional di Pekalongan, Festival Batik Solo merupakan kegiatan kemasyarakatan yang didukung oleh Pemerintah Kota Surakarta dengan berbagai macam kegiatan untuk melakukan city branding terhadap potensi wisata dan ekonomi kota. Dengan adanya kegiatan tersebut diharapkan akan terbentuk bisnis model yang berkembang sesuai dengan kebutuhannya.

Efen ini memang sangat menarik, dengan berbagai kegiatan baik yang berhubungan langsung dengan batik dan kerajinan lainya dan juga dengan kesenian lokal daerah tersebut banyak menarik wisatawan manca dan lokal. Banyaknya kunjungan wisatawan baik manca maupun lokal secara otomatis memberikan kontribusi ekonomi kepada masyarakat sekitar.

Selain terbentuknya bisnis model di masyarakat dengan berbagai bentuk dan modelnya, yang sangat menarik adalah keterlibatan peran serta masyarakat secara aktif dalam kegiatan tersebut. Dalam Carnaval Batik yang diselengarakan dalam Festival Batik Solo tersebut, masyarakat rela memberikan dukungan baik materi maupun moral pada kegiatajn tersebut. Peran serta aktif masyarakat dalam kegiatan tersebut menambah semarak dan meriahnya acara. Setiap pengusaha bati di Solo ikut memberikan dukungan dengan mengikutsertakan serang model yang telah didekorasi sedemikian rupa sehingga membentu citra baru dalam nuansa batik.

Mungkin inilah yang perlu juga dilakukan di Pekalongan pada efen – efen yang akan datang, yakni keikut sertaan aktif dari masyarakat dalam setiap kegiatan city branding yang dilakukan. Dan semoga pengusaha di Pekalongan pun mau sedikit berkorban dalam mensukseskan kegaitan – kegaitan city branding yang ada.